Kuliner 01 - Singkawang (Cah Pakis Hutan & Pengkang)

- Selasa, Maret 07, 2017

Kuliner 01 - Singkawang (Cah Pakis Hutan & Pengkang)

 
Pekerjaan yng saya geluti sebenarnya sudah membawa saya berjalan-jalan ke beberapa daerah. Ditambah yang dengannya minat yng besar terhadap makanan, membuat saya terpikir bagi atau bisa juga dikatakan untuk menuliskan sekedar coret2an bagi atau bisa juga dikatakan untuk tempat2 makan yng saya kunjungi. Amat disayangkan ide ini agak terlambat, baru kepikiran disaat makan di RM Rosya Kebumen (27 Jan 07). Padahal sejak 2005 telah tidak sedikit daerah yng saya kunjungi, semisal Gorontalo, Karang Asem, Ambon serta lain-lain. Serta tentu saja, di beberapa daerah yng saya kunjungi, saya berusaha meluangkan waktu bagi atau bisa juga dikatakan untuk merasakan makanan khas ataupun tempat makan yng direkomendasikan di daerah yang telah di sebutkan. Namun ya, better late than never kan? Meskipun goresan pena ini tak "seindah" analisis Bapak Bondan Winarno di tulisan-tulisan dan acara kulinernya TransTV, namun tak ada salahnya kan berupaya sharing, siapa tau bisa menjadi rujukan buat temen2 yng punya hobi makan semisal saya. Serta yang dengannya Amat Amat menyesal bagi atau bisa juga dikatakan untuk tulisan2 awal ini saya tak bisa menampilkan foto-fotonya, lantaran itu tadi, ide bagi atau bisa juga dikatakan untuk menulis wacana "wisata masakan" ini muncul terlambat. Bagi atau bisa juga dikatakan untuk goresan pena pertama ini, saya akan menuliskan "pengalaman makan" saya di Singkawang (Kalimantan Barat), yng terkenal yang dengannya julukan"Kota Seribu Kuil" lantaran di setiap sudut kota kita mampu melihat bangunan vihara.
Perjalanan saya ke Singkawang diajak oleh Direktorat Pemberdayaan Telematika, Departemen Komunikasi serta Informatika (Depkominfo) bagi atau bisa juga dikatakan untuk mengisi ceramah wacana IT dalam rangka Pembukaan Community Access Point (CAP) bantuan dari Depkominfo yng diberikan kepada Forum Rembug Tionghoa Indonesia (Fortindo). Namun saya tak akan membahas acaranya, namun makanan yng disajikan. Di Singkawang, pertama-tama saya disuguhi makanan khas daerah itu yakni Cah Pakis Hutan. Pakis hutan ini Amat enak, renyah semisal batang kangkung namun tak alot percis sekali. Meski cuma yang dengannya bumbu semisal cah kangkung biasa, saya tak mampu menahan diri bagi atau bisa juga dikatakan untuk tak kembali ke meja prasmanan serta menuangkan kembali sayur ini ke piring saya. Konon, Pakis Hutan ini diambil langsung dari hutan serta tak dibudidayakan. Pernah ada yng berupaya membudidayakan namun tak sukses. Dalam perjalanan Singkawang menuju Pontianak, saya bersama tim diajak bagi atau bisa juga dikatakan untuk mampir bagi atau bisa juga dikatakan untuk merasakan makanan khas daerah itu yng disebut Pengkang. Menyerupai lemper, namun bentuknya segitiga, dijepit oleh bambu serta dimasak yang dengannya tatacara dibakar. Berbeda yang dengannya lemper, pengkang tak mempunyai daging ayam didalamnya namun ada beberapa ebi (udang kecil) yng menempel di dalam ketannya. Rasanya sebetulnya biasa saja, malah pendapat dari saya lebih enak lemper buatan kakak saya di Bandung :) Namun disaat makan disana, kita ditawari sambel kerang bagi atau bisa juga dikatakan untuk cocolannya. Nah ini yng mengangkat point dari makanan ini, sambal kerang bumbu kacang ini yng membuat rasanya menjadi "mantaabbb" (semisal yng pula saya utarakan disaat diwawancara tim Good News - Trans TV yng kebetulan hadir bersamaan saatnya yang dengannya saya di tempat itu, lumayan masuk TV... :). Ada yng nonton gak ya???).
Score (skala 1-10) :
Cah Pakis Hutan : 8
Pengkang : 5
Pengkang + Sambal Kerang :7,5

Masakan lain di kota ini:




Source Article and Picture : www.banyumurti.net (Food Blogger)

Seputar Kuliner 01 - Singkawang (Cah Pakis Hutan & Pengkang)

Advertisement
 

Cari Artikel Selain Kuliner 01 - Singkawang (Cah Pakis Hutan & Pengkang)